Sunday, November 13, 2016

Cara Jitu Membiasakan Anak Menggosok Gigi

Pagiiiiiii
Gimana kabarnya pagi ini ?
Moga semuanya dalam keadaan sehat ya ^^

         Apakan Bunda kerap kali menemukan anaknya enggan atau bahkan malas menggosok gigi ?  Kali ini akan dibahas cara jitu membiasakan anak untuk rajin menggosok gigi setiap hari, paling tidak 2 kali dalam sehari.

Yuk kita simak tips berikut :

* Cara pertama yang paling mudah yaitu dengan menyediakan pasta gigi khusus untuk anak-anak yang biasanya tidak terdapat rasa mentol. Karena kebanyakan anak kecil pasti akan merasa pedas dengan mentol nya bukan ?

* Cara selanjutnya yang menurut saya gak kalah pentingnya yaitu dengan memasang tempat sikat gigi yang lucu-lucu, yang dapat menarik minat anak untuk rajin menggosok giginya. Salah satu tempat sikat gigi yang bisa dipiih yaitu tempat sikat gigi yang di bagian samping nya terdapat jam pasir yang dapat dibolak balik. Dimana dengan jam pasir ini diharapkan anak dapat menggosok gigi sesuai dengan lamanya pasir yang berpindah dari atas ke bawah.
Jadi cara kedua ini bisa juga digunakan sebagai sarana bermain untuk anak, lebih tepatnya Bermain sambil Belajar ^^

Selamat Mencoba & Semoga Bermanfaat ya ...




Monday, April 13, 2015

Keset Karakter Lucu

Keset karakter ini pastinya akan disukai oleh anak-anak. Bahkan orang dewasa pun pastinya suka dengan berbagai corak yang lucu ini.
Karakternya yang lucu akan dapat menambah keindahan kamar dan rumah anda ^^



Keset karakter ini terdapat karet pada bagian bawahnya, sehingga meminimalkan slip pada saat anda menginjaknya. Dengan ukuran yang cukup yaitu 58x39cm
Harga @62,500

Tas Tenteng Lucu

Tas tenteng ini cocok untuk membawa perlengkapan olah raga atau juga bisa untuk membawa perlengkapan bayi



Tas teng“ hk~ bisa buat olah raga, bawa botol susu, dll @ 145,000 33x11x24cm

Memilih Botol Minum Untuk Anak

                   Membawa bekal sendiri ke sekolah akan dapat memberi manfaat bagi anak. Membawa air minum sendiri dari rumah tentunya akan menghindarkan anak dari  kehausan sehingga dapat mengurangi keinginan anak untuk jajan.
Memiliki botol minum pribadi yang disukai anak tentunya akan dapat meningkatkan motivasi anak dalam membawa botol minumnya saat berangkat menuju sekolah. 
                Biasanya orangtua pasti cukup cermat dalam hal memilih botol minumnya. Ada beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan dalam memilih botol minum untuk anak-anak, antara lain yaitu sebagai berikut.
1. Botol dengan Ukuran yang Pas
Membawa botol yang terlalu kecil mungkin akan tidak dapat memenuhi kebutuhan minum anak selama berada di sekolah, sehingga mendorong anak untuk tetap jajan minuman untuk menghilangkan rasa haus nya. Sedangkan botol yang terlalu besar mungkin akan menyebabkan anak enggan untuk membawanya ke sekolah, karena hanya akan  menambah beban bawaan yang dirasa kurang perlu bagi anak. Maka pilihlah botol minum dengan ukuran yang pas.
2. Pilih Bentuk yang Praktis
Botol minum anak tersedia dalam berbagai bentuk yang sangat beragam. Pilihlah botol minum dengan tutup yang mudah untuk dibuka dan ditutup. Botol minum anak sebaiknya mudah dan nyaman dipegang dengan menggunakan satu tangan. Pilihlah juga botol minum yang tidak mudah pecah dan mudah penyok. Bentuk yang pas dan karakter yang sesuai dengan kesukaan anak, tentunya akan dapat membuat anak rajin untuk selalu membawa botol minumannya ke sekolah.
3. Pilih Botol Minum yang Mudah DibersihkanAir minum yang sehat adalah air yang terjaga kualitasnya. Kualitas air minum sangat dipengaruhi oleh kebersihan dari botol itu sendiri. Botol minum harus selalu tetap terjaga kebersihannya dengan cara selalu dibersihkan setiap hari. Pilihlah botol minum yang mudah dibersihkan agar  dapat dibersihkan dengan maksimal.

4. Pilih Botol yang Tidak Mudah Tumpah
Anak seringkali belum dapat minum dari botol dengan baik sehingga menumpahkan air yang ada didalamnya. Botol yang tidak mudah tumpah memiliki mulut botol yang kecil. Beberapa desain botol memiliki sedotan, corong hisap, atau tutup botol yang dapat diatur bukaanya. Botol yang memiliki gelas  juga bermanfaat untuk dapat mengurangi kemungkinan anak menumpahkan air saat minum.
5. Pilih Harga yang Sesuai Kantong Anda
Botol minum anak yang tersedia di pasaran pasti dengan harga yang sangat bervariasi mulai puluhan ribu rupiah sampai dengan ratusan ribu rupiah. Perbedaan harga umumnya dipengaruhi oleh bahan, kualitas, desain, merk, dan produksi lokal atau impor. Pilihlah botol minum anak dengan harga yang sesuai untuk dompet anda, toh fungsinya sama saja, asal tetap memperhatikan kelayakan penggunaannya.

Tips Memilih Tas Sekolah

            Nyeri pada bagian punggung adalah keluhan anak yang sering didengar oleh para sebagian besar orang tua. Memilih dan memakai tas sekolah dengan benar mungkin akan dapat  menghindari keluhan nyeri punggung dan cedera permanen pada anak-anak.
Karena tak jarang ditemui pada masa sekarang ini, jumlah buku anak-anak yang dibawa ke sekolah sangatlah banyak, layaknya seperti akan pergi mendaki gunung ^^

           Mencermati hal ini , maka ada baiknya sebagai orang tua untuk memperhatikan dalam hal pemilihan tas yang sesuai untuk anak-anaknya, terutama untuk anak Sekolah Dasar.
Berikut adalah beberapa tips untuk memilih tas sekolah yang sesuai 

1. Berat tas sekolah
Beban total dari tas sekolah,  tidak disarankan melebihi 10% dari berat badan berat anak. Apalagi untuk anak SD kelas 1-3. Sedangkan pada anak yang lebih besar yaitu kelas lima ke atas, berat beban tas sekolah bisa saja mulai ditambah sampai dengan maksimal 20% dari berat badan anak.

2. Pilihan model
Pilihlah model yang simple, ringan, dengan tali bahu yang cukup lebar dan alangkah baiknya berisi busa. Akan lebih baik lagi apabila tas anak-anak  memiliki bagian punggung yang empuk dan berikat pinggang. Ikat pinggang ini memungkinkan untuk mendistribusikan berat beban tas lebih merata di seluruh tubuh anak. Tas ransel yang memiliki beberapa kantong resleting untuk penyimpanan berbagai barang bawaan keperluan sekolah juga dapat membantu mendistribusikan beban lebih merata. Tas beroda atau biasa disebut tas trolly dapat juga bermanfaat jika anak perlu membawa tas
dalam jarak yang cukup jauh.



3. Cara pemakaian
Tas harus dikenakan dengan kedua tali bahu terpasang dengan nyaman. Buku-buku yang berat harus ditempatkan di bagian tengah-tengah punggung untuk mendistribusikan beban.
Anak harus menekuk kedua lutut terlebih dahulu ketika hendak mengambil atau meletakkan tasnya.

Semoga Bermanfaat ^^

Thursday, March 19, 2015

Memilih Mainan Yang Sesuai Dengan Usia Anak


             Usia Balita sering disebut tahap perkembangan penting dalam pertumbuhan anak. Pada masa ini, anak seharusnya lebih banyak bermain karena aktivitas bermain dapat membantu perkembangan otaknya. Mainan seperti apakah yang sebaiknya dipilih oleh orangtua ?


Usia 0 - 2 tahun
Pada fase ini amak memiliki kemampuan yang didominasi oleh kemampuan motorik otak anak, sehingga sangat efektif jika pada fase ini, orang tua memberikan mainan dengan lebih menonjolkan pada warna dan teksturnya. Mainan yang menggunakan ekspresi juga dapat dijadikan salah satu alternatifnya 
Contohnya : boneka, mainan yang mengeluarkan bunyi-bunyi menarik, balok berwarna warni

Usia 3 - 5 tahun
Pada usia ini anak mulai suka dan tertarik dengan permainan yang sifatnya berpetualang ( petualangan ) di usia ini anak mulai berekplorasi hal-hal baru yang dapat menumbuhkan rasa percaya pada dirinya.
Contohnya : Puzzle warna, Puzzle gambar sederhana

Usia Pra Sekolah
Pada fase ini permainan yang dibutuhkan oleh seorang anak adalah jenis permainan yang dapat mengembangkan rasa kerjasama dan kemampuan untuk bersosialisasi dengan berbagai lingkungan. Permainan yang cocok untuk anak di usia ini adalah permainan yang memiliki kemampuan untuk dapat merangsang ketangkasan dan juga kreativitas anak.

Pemilihan mainan yang sesuai dengan usianya akan dapat membantu mereka untuk memiliki kehidupan yang lebih seimbang dikemudian hari. Disini peran orang tua sangat penting untuk dapat memilih, memilah dan memberikan mainan yang tepat pada anak 


Manfaat Bermain Puzzle

           Dunia anak adalah bermain. Proses belajar pada anak dilakukan melalui kegiatan bermain yang menyenangkan. Dalam dunia anak-anak terdapat berbagai jenis alat permainan. Untuk merangsang kecerdasan anak, sebaiknya anak bermain dengan alat permainan yang mengandung nilai-nilai edukatif (pendidikan), dan aman jika digunakan untuk bermain.
           Salah satu alat permainan yang bernilai edukatif adalah PUZZLE. Bermain puzzle selain menyenangkan juga meningkatkan keterampilan anak. Puzzle merupakan permainan yang membutuhkan kesabaran, ketekunan  dan keuletan anak dalam merangkainya. Dengan terbiasa bermain puzzle, lambat laun mental anak juga akan terbiasa untuk bersikap tenang, tekun, dan sabar dalam menyelesaikan sesuatu. Kepuasan yang didapat saat ia menyelesaikan puzzle pun merupakan salah satu pembangkit motivasi untuk mencoba hal-hal yang baru.

             Puzzle sudah bisa dimainkan oleh anak berusia 10 bulan, tentunya dengan kepingan gambar (puzzle) yang sedikit dan tingkat kesulitannya lebih mudah. Untuk awal, kenalkan anak anda dengan puzzle sederhana yang terdiri dari sebuah keping saja, misalnya gambar sapi. Jadi si kecil hanya memasukkan satu buah kepingan gambar tersebut kedalam lubangnya. Makin tinggi usia anak, biasanya tingkat kesulitan lebih rumit. Dari yang hanya satu kepingan gambar, kemudian menjadi sebuah gambar yang dipotong menjadi 2, 3, 4 dan seterusnya. Semakin banyak gambar dan kepingan gambarnya, semakin tinggi tingkat kesulitannya.
             Yang perlu diperhatikan orang tua adalah kemampuan tiap anak berbeda. Biasanya anak yang sejak dini sudah dikenalkan dengan puzzle akan lebih mahir dan terbiasa bermain puzzle. Oleh karena itu, para orang tua yang akan memilih puzzle untuk anaknya, jangan berdasarkan umur, tetapi bergantung kepada kemampuan si buah hati. Umumnya, anak-anak yang kuat kemampuan visualnya, akan lebih mudah dan cepat menyelesaikan permainan ini.